Sembilu mengiris kalbu
Darah mengucur perih sekali
Rajutan kasih terurai kini
Tanda petaka akan menjelang
Mata terpejam hati menangis
Nasib tak pernah terganti
Malang terus saja menyerang
Sanubari yang lemah tak mampu bertahan
Air mata hati membanjiri sanubari
Kehampaan terasa kian menggelayut
Rasa perih dan pedih melekat di hati
Canda tawa tak bisa mengganti
Puisiku
Jumat, 16 Desember 2011
Jumat, 29 Juli 2011
Rinduku Pada Ibu
Seraut wajah keriput
Memancar dalam bayang senja
Memberi harapan nyata
Menuntun jalan kehidupan
Jilatan api senja
Merangkum ingatan padamu
Sekilas senyum terbayang
Melambai dengan keputus-asaan
Ibu ...
Jangan bersedih
Jangan menangis
Bila aku harus pergi
Kepergianku ke rantau orang
Menyiksa bathinku
Rindu ingin pulang
Kembali ke pangkuan ibunda
Senin, 21 Maret 2011
BAHAGIAKU
Jauh bahagiaku kan kuraih
Terbentang aral yang maha dahsyat
Kutempuh dengan peluh bercucuran
Walau perih ku tetap berlari
Tak peduli maut kan menjemput
Yang terpenting bahagiaku kan kuraih
Rasa hati penuh debaran
Mengguncang rasa
Menggugah hati
Langkah kaki semakin mendekat
Bahagia lari menjauh
Terbentang aral yang maha dahsyat
Kutempuh dengan peluh bercucuran
Walau perih ku tetap berlari
Tak peduli maut kan menjemput
Yang terpenting bahagiaku kan kuraih
Rasa hati penuh debaran
Mengguncang rasa
Menggugah hati
Langkah kaki semakin mendekat
Bahagia lari menjauh
Kamis, 03 Februari 2011
RINDU
Seraut wajah keriput
Memancar dalam bayang senja
Memberi harapan nyata
Menuntun jalan kehidupan
Jilatan api senja
Merangkum ingatan padamu
Sekilas senyum terbayang
Melambai dengan keputus-asaan
Ibu ...
Jangan bersedih
Jangan menangis
Bila aku harus pergi
Kepergianku ke rantau orang
Menyiksa bathinku
Rindu ingin pulang
Kembali ke pangkuan ibunda
Sabtu, 01 Januari 2011
KERAGUAN
Mentari hatiku bermuram durja
Tatapan ikut menyayu
Bingung melanda sukma
Satu rasa takut kecewa
Bila pintu itu terbuka
Bila aku masuk bergelut kepasrahan
Nyata sekarang cintaku untukmu
Bila pintu itu tertutup
Keraguan mengetuk melanda jiwa
Akankah terbuka atau akan tertutup
Untukku...???!!!...
Bila ketukan kuniatkan
Niat terlaksana pintu terbuka
Bahagia menanti di ujung suka
Mentari hatiku akan berseri
Bila ketukan kuniatkan
Niat terlaksana pintu tertutup rapat
Kecewa menanti di ujung nestapa
Mentari hatiku tetap bermuram durja
Tamalanrea, 15 Nopember 1991
Kamis, 30 Desember 2010
JANJIKU PADA IBU
Ibu ...
Kau tuntun langkahku
Kau bimbing langkahku
Menuju masa depan yang pasti
Ibu ...
Bila tiada tuntunanmu
Bila tiada bimbinganmu
Mungkin kematian akal
Akan cepat menggerogoti
Ibu ...
Janjiku padamu
Bila aku jauh
Kau tetap dalam ingatanku
Bila aku ...
Kau tetap akan ...
Itulah
Janjiku
Jumat, 17 Desember 2010
BILA NANTI
Jalan-jalan telah kau lalui
Kebisingan kota besar
Kesunyian desa terpencil
Sebuah kenangan indah bagimu
Dipenghujung usiamu
Kau terbaring lemah
Sebuah dipan yang reot
Menyanggah tubuh lemahmu
Walaupun kau kini lemah
Terbaring tanpa daya
Aku tetap sayang padamu
Aku tetap cinta padamu
Ibu ...
Bila nanti ibu pergi
Bila nanti ibu mati
Kemana aku akan pergi
Langganan:
Komentar (Atom)